Sejarah Singkat
Komunitas Katolik Indonesia (KKI) Melbourne didirikan pada tahun 1987 oleh sekelompok keluarga perantau yang bekerja di Melbourne. Pembentukan komunitas ini didasari oleh kebutuhan akan sebuah wadah yang dapat mendukung dan memfasilitasi kehidupan iman Katolik melalui penyelenggaraan Misa dalam bahasa Indonesia secara rutin, serta perayaan liturgi pada hari-hari raya besar seperti Natal dan Paskah.
Sejak awal pendiriannya, KKI Melbourne telah mendapat pendampingan dari para imam yang bertugas di Melbourne. Salah satu tonggak sejarah penting komunitas ini adalah pengakuannya sebagai Chaplaincy resmi, yang ditandai dengan pengangkatan Romo Heribertus Purwanto, O.Carm., sebagai Chaplain pertama.
Dalam perkembangannya, KKI Melbourne terus bertumbuh dan kini terbagi menjadi delapan wilayah serta beberapa kelompok kategorial. Struktur ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan pastoral, memastikan umat Katolik Indonesia yang tersebar di berbagai penjuru Melbourne dapat merasakan kehadiran gereja yang dekat dan inklusif. Selain itu, seperti halnya paroki, KKI Melbourne juga memberikan pelayanan sakramen kepada umat yang membutuhkan.
Komitmen KKI Melbourne didasari oleh semangat Injil Yohanes: “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” (Yohanes 3:30). Nilai spiritual ini menjadi dasar dan inspirasi dalam setiap langkah pengabdian dan pelayanan kepada umat.
